Kamis, 22 Oktober 2015

My Favorite Application - Smule Karaoke

Hello Readers!

Kali ini saya ingin sharing mengenai aplikasi dari gadget yang paling saya sukai sampai saat ini, yaitu Smule Karaoke! Saya suka banget sama aplikasi ini karena saya memang hobi banget nyanyi dan ketika nyanyi di aplikasi ini bakal berasa kalo kita kayak penyanyi aslinya(?) tapi serius deh, apalagi kalau kalian juga suka nyanyi.

Smule Karaoke ini adalah aplikasi untuk karaoke yang lagunya dan efek suaranya bisa kalian pilih sendiri. Dari segala cabang aplikasi Smule, Smule Karaoke adalah yang paling saya sukai setelah Smule Piano. Oh iya, buat kalian yang punya account Smule, boleh follow saya di @pita_mentari. Buat yang belum punya account smule dan mau review lagu yang sudah saya cover, silahkan buka di http://www.smule.com/pita_mentari.

Nah, disini saya bakal kasih beberapa review lagu-lagu yang sudah pernah saya cover di Smule! (sorry kalau suaranya masih kurang bagus)

Fix You (Acoustic) - Covered by Puspita

Flashlight - Jessie J & Puspita

Love Me Like You Do - Covered by Puspita

Siapkah Kau Tuk Jatuh Cinta Lagi - Covered by Puspita & @deuandika

Minggu, 11 Oktober 2015

True Story - Pindah Jurusan?!


Hey all the Happy Readers!
Kali ini saya mau sharing sedikit mengenai pengalaman saya yang belum lama ini memutuskan untuk pindah jurusan di kuliah nanti dari jurusan Psikologi ke jurusan Usaha Perjalanan Wisata (UPW) atau dalam bahasa inggris yaitu Tours and Travel Business Department.
Memang terlihat sangat mendadak dan tidak seperti yang dibayangkan sebelumnya, saya pun juga tidak menyangka ternyata akan memilih jurusan UPW ini. Hari ini pun saya telah resmi diterima di salah satu Sekolah Tinggi Pariwisata di Jakarta melalui jalur tanpa tes (PMDK). I'm sooo happy!

Kira-kira kenapa ya saya tiba-tiba pindah jurusan? Hmm.. Pasti aneh ya karena selama ini saya bener-bener mendalami bidang psikologi dan selalu blogging mengenai hal-hal yang berbau psikologi. Tenang, saya nggak akan meninggalkan minat saya di bidang psikologi kok! Saya akan tetap memblogging Monthly Advice sampai bulan Desember 2015, kemudian di tahun 2016? Kita lihat saja nanti ^_^
Nah, saya akan menjelaskan sedikit mengapa saya memilih jurusan UPW. Saya berfikir bahwa saya sebenarnya cenderung menyukai bidang yang banyak prakteknya dan tidak berbau eksakta (meskipun di SMA memilih jurusan IPA). Mungkin terdengar aneh bagi beberapa orang bahwa untuk apa masuk jurusan IPA tapi di kuliah akhirnya meninggalkan bidang tersebut? Terbuang bukan? Sebenarnya saya bukan ingin membantah perkataan tersebut, namun setiap orang memiliki hak untuk memilih. Itu adalah urusan pribadi masing-masing ingin memilih jurusan apa setelah lulus SMA nanti, dan orang lain tidak berhak sama sekali mengatur atas pilihan kita. 

Usaha Perjalanan Wisata adalah salah satu jurusan dalam fakultas Pariwisata. Apa saja sih yang dipelajari? Pastinya lebih mengenai Travel ya. Misalnya ada mata kuliah Guiding (memandu), Reservasi, Geografi Nasional dan Internasional, Cargo, Akuntansi UPW, Tata Operasi Darat, Ticketing, dll. Peluang kariernya apa saja? Bisa menjadi manager dalam dunia bisnis swasta, membuka usaha dalam bidang tour and travel, dan masih banyak lagi yang pastinya akan berhubungan dengan dunia travel. Gelarnya apa kalau sudah lulus dari jurusan ini? Gelar yang akan didapatkan yaitu S.ST.Par (Sarjana Sains Terapan Pariwisata) dan diresmikan menjadi Diploma IV (D-4) yang setara dengan S-1. Kenapa dikatakan D-4? Ok, saya jelaskan dalam segi perbedaan dengan S-1. Seseorang yang selama kuliah menjalankan 50% praktek dan 50% teori akan dinamakan Diploma, sedangkan seseorang yang selama kuliah menjalankan 30% praktek dan 70% teori, dinamakan Strata. Jadi, kesimpulannya, seorang Diploma akan lebih banyak belajar dengan cara praktek dibanding teori, sehingga biasanya seorang Diploma dikatakan seseorang yang siap kerja setelah lulus karena sudah banyak pengalaman. Saya akan menjadi Diploma-IV Usaha Perjalanan Wisata dan akan menjalankan kuliah selama 4 tahun seperti masa kuliah pada umumnya.

Ya kira-kira seperti itu gambaran dari bidang yang nantinya akan saya dalami setelah lulus SMA nanti. Oh iya, pesan dari saya, tidak ada salahnya lho mencoba untuk daftar di PTS (Perguruan Tinggi Swasta) meskipun juga akan mencoba masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri). Setidaknya kalian sudah mempunyai cadangan! Hehehe.. 
But the choice is yours. Kalau mau fokus PTN, belajar yang giat dan semoga sukses!

Jumat, 09 Oktober 2015

Monthly Advice - October 2015

Hey Readers! How's your October?
Seperti biasa di setiap bulannya saya akan membagikan cerita di kehidupan saya yang sekaligus berupa advice buat kalian. Kali ini topiknya yaitu Saying "Sorry".

Mungkin terlihat sepele ya temanya? Tapi kata-kata "Maaf" secara tulus itu sebenarnya hanya bisa diungkapkan oleh  orang-orang yang luar biasa. Tidak hanya itu, hanya orang-orang luar biasa juga yang dapat dengan tulus memaafkan. Banyak orang yang gengsi untuk mengatakan maaf untuk mengakui kesalahannya karena egonya yang bekerja. Orang-orang yang tidak mau meminta maaf biasanya karena tidak suka disalahkan atau cenderung selalu ingin benar. Orang tipe seperti ini hanya ingin orang lain yang mengalah.
Saya harap readers ngga seperti itu ya! 

Saya punya cerita singkat dari pengalaman hidup saya mengenai 2 orang yang pernah bertengkar karena hal yang bisa dibilang sepele, namun sulit untuk menghentikan pertengkaran akibat tidak ada pihak yang mau mengalah. Pihak yang satu mengatakan bahwa ia merasa tidak bersalah, melainkan pihak lawannya, begitupun sebaliknya. Hal seperti ini sangat sulit untuk dihentikan karena kedua pihak memiliki ego yang cukup kuat. Sebenarnya hal seperti ini bisa diselesaikan secara baik-baik dan harus ada salah satu pihak yang mau mengalah, setidaknya hentikan pertengkarannya terlebih dahulu. Kemudian harus ada pihak yang mau meminta maaf duluan sehingga pertengkaran dapat mereda meski belum sepenuhnya. 

Sebenarnya susah-susah gampang sih meredakan suatu pertengkaran atau permasalahan, terutama karena kita tidak mau dianggap sebagai posisi orang yang salah. Namun coba pikirkan lagi jika hidup kita penuh dengan masalah dan benci terhadap orang lain. Diri kita akan selalu diselimuti dengan hawa negatif karena kebencian dan rasa tidak mau kalah bukan? Lebih baik mulai dari sekarang jangan pernah malu atau segan untuk meminta maaf kepada siapa pun jika kamu memang melakukan kesalahan. Selain kamu dapat menyelesaikan masalah dengan seseorang, kamu pun dapat menyelesaikan masalah dalam diri sendiri yang terbebas dari kebencian terhadap seseorang. 
Mungkin hanya itu aja yang bisa saya share untuk monthly advice bulan ini, keep reading the next post!

Rabu, 16 September 2015

Monthly Advice - September 2015

Hello Readers!
I'm so sorry karena terlambat bikin monthly advice bulan September ini. Karena banyaknya tugas dan udah kelas 12 jadi harus bener-bener fokus sama pelajaran.
Okedeh, kali ini saya udah siapin tema yang semoga menarik buat kalian semua yaitu "Hidup Itu Indah".

Pastinya kalian semua tau kalau ngejalanin hidup ini ngga mudah. Banyak sekali tantangan yang bakal kalian lewatin. Memang, tantangan yang akan kalian dapatkan pasti akan sesuai dengan kemampuan yang kalian miliki. Tuhan itu adil, kawan ^_^.
Tapi, nggak semua orang bakal bisa lewatin tantangan hidup mereka dan pastinya akan ada fase dimana kalian akan jatuh dan nggak tau gimana harus bangkit. Nah, kalau udah kayak gini, biasanya orang itu nggak bakal punya semangat hidup lagi karena merasa hidupnya udah nggak berarti. 

Saya disini akan mencoba membangkitkan semangat hidup kalian dan akan membuat kalian selalu berfikir bahwa hidup ini sungguh indah. 

Pikirkanlah, setiap pagi kalian masih dapat bernafas dengan mudah dan nyaman, meski masih mengantuk tapi dapat merasakan sehatnya tubuh kalian.
Kalian masih dapat menggerakan anggota tubuh dengan mudah tanpa kesulitan dan dapat melakukan apapun yang kalian inginkan, seperti berjalan, makan, bermain musik, dll.
Untuk kalian semua yang masih memiliki anggota keluarga yang lengkap, bersyukurlah! Mereka masih ada di dekat kalian dan akan menjadi orang-orang yang dengan kondisi apapun akan selalu sayang dengan kalian. Mungkin kalian merasa tidak punya sahabat yang benar-benar sahabat, namun jangan berfikir bahwa kalian tidak punya teman. Lalu siapa mereka itu yang masih mau dekat denganmu? Yang mau mendengar ceritamu? Yang mau bermain denganmu? Dia adalah sahabatmu, tanpa kamu sadari.

Kata-kata diatas merupakan sedikit renungan untuk kalian, agar kalian tau bahwa sebenarnya banyak sekali hal yang dapat kalian syukuri dibandingkan dengan hal yang membuat kalian sedih. Hidup memang harus seimbang antara kebahagiaan dan kesedihan. Namun jangan khawatir, kebahagiaan pastinya akan selalu ada, dan sebenarnya kebahagiaan dapat kalian ciptakan sendiri dari dalam hati. Misalnya ketika kalian jatuh dalam kesedihan karena patah hati, kalian dapat melakukan hobi yang membuat semangat kembali, misalnya bermain game, mendengar lagu yang dapat membuat semangat, atau dengan memikirkan hal yang menyenangkan. Sekali lagi, jalan hidup ini memang tidaklah mudah, namun tinggal bagaimana kalian menyikapinya agar dapat terus bersemangat dan bisa mencapai kesuksesan.

Sabtu, 08 Agustus 2015

Monthly Advice - August 2015

Hello Readers!
Nggak terasa udah bulan Agustus aja ya di tahun 2015 ini! Kayak biasa nih, saya bakal ngasih ke kalian semua mengenai advice yang membangun setiap bulannya. Tema yang akan saya bahas kali ini yaitu mengenai Pentingnya Dekat Dengan Keluarga.

As we know, Keluarga itu adalah mereka yang pertama kali menjadi teman di kehidupan kita, yang pertama kali menyambut kehadiran kita di dunia, yang paling mau menerima kita apa adanya dan mau memberikan kita cinta kasih yang paling besar. Keluargalah yang seharusnya paling mengerti sifat dan karakter kamu dibandingkan dengan orang lain. Kenapa sih kita harus dekat dengan dengan keluarga kita masing-masing?

Seseorang yang lahir di dunia ini, mendapat hadiah pertamanya yang sangat istimewa yaitu Keluarga. Ia dilahirkan dari seorang Ibu yang sangat luar biasa hebat dan siap merawat juga menyayangi anak-anaknya. Pertama kali, kita akan tumbuh dan berkembang di lingkungan keluarga. Merekalah yang akan mendidik dan membentuk sekaligus mengenal sifat dan karakter kamu untuk pertama kalinya. Hal inilah yang membuktikan bahwa keluarga seharusnya menjadi tempat utama dalam mengetahui informasi anggota-anggotanya.

Bagi saya, Keluarga adalah tempat dimana saya bisa mendapatkan kasih sayang secara tulus, sekaligus tempat dimana saya dapat mencurahkan isi hati maupun pikiran. Mungkin bagi beberapa orang terutama remaja tidak mau membagikan ceritanya kepada keluarganya dan lebih mempercayai temannya. Sebenarnya bukan hal yang salah jika mempercayai teman, tetapi apa salahnya jika kita lebih percaya dengan keluarga kita yang seharusnya lebih mengerti karakter kita? 

Memang, kedekatan di dalam keluarga biasanya tergantung dari Orangtua mendidik kita. Jika orangtua mendidik secara keras dan anaknya jarang mendapatkan kenyamanan, kemungkinan besar si anak tidak akan mau menceritakan keseharian atau masalahnya karena takut atau Ia tau respon apa yang akan dikatakan oleh orangtuanya tidak mengenakan. Tetapi, jika orangtua mendidik kita secara baik-baik namun ada saatnya untuk tegas, kemungkinan besar si anak tidak segan untuk menceritakan masalah kehidupannya atau kesehariannya. Keluarga saya mendidik saya dengan baik tetapi ada saatnya untuk tegas, maka saya amat sangat terbuka kepada keluarga saya. Tidak heran kalau saya sering menceritakan segala hal yang membuat saya senang maupun sedih. Kenapa? Karena saya lebih mempercayai keluarga saya, tetapi saya juga membutuhkan saran dari orang lain. 

Saya mendapatkan support dan kasih sayang yang sangat besar di keluarga. Saya tidak pernah segan dalam menceritakan mengenai pertemanan bahkan percintaan. Justru orangtualah yang saya anggap lebih mengerti karena mereka sudah jauh lebih berpengalaman. Saya pun tidak malu jika dikatakan 'anak mami' didepan orang lain karena terlalu dekat dengan orangtua, terutama Ibu saya. Lagipula saya memang anak mami saya:p hahaha..

Saya yang terbentuk sifat dan karakternya saat ini adalah hasil didikan dari orangtua saya. Begitupun dengan kalian. Mungkin ada yang tumbuh dan berkembang bukan di lingkungan keluarganya, berarti kalian terbentuk berdasarkan orang yang berada di kehidupanmu saat itu. Meskipun ada hal buruk dalam diri saya, tetapi pastinya orangtua ingin saya menjadi lebih baik dan semakin baik lagi. 

Yang terpenting, utamakanlah keluarga dalam hidupmu. Sayangi keluargamu, terutama orangtuamu selagi mereka masih ada!

Jumat, 24 Juli 2015

Dealing With Annoying People: Tukang Sindir (Verbal Bullying)

Well Hello Readers! 
I'm so excited because right now I'm officially 12 Grader! New class and new classmates!
Hmm, tapi di kelas yang baru ini, nggak mungkin deh bakal sekelas sama yang menurut kita baik-baik aja. Pasti ada aja yang bikin kita kesel atau nggak nyaman. Nah, kali ini saya mau bahas mengenai cara Dealing sama salah satu jenis si Annoying People, yaitu Si Tukang Sindir.


Tapi sebelumnya nih, saya mau menjelaskan alasan seseorang melakukan 'sindiran'
Pertama, orang itu pengen diperhatiin. Menurut pengamatan dan pengalaman saya, seseorang yang kurang perhatian (bisa dari keluarga atau teman-temannya) bisa mencari perhatian dengan cara menyindir seseorang. Dia berharap orang yang ia sindir akan peka, atau mungkin orang-orang di sekitarnya akan meladeni dia.
Kedua, orang itu belum mengenal kamu. Karena Ia nggak tau mengenai sifat dan kebiasaan kamu yang sebenarnya dan hanya melihat luarnya saja, maka dia akan sangat berani menyindir kamu jika ada suatu hal yang Ia tidak sukai dari kamu dan cenderung percaya dengan RUMOR.
Ketigaorang itu penasaran dengan kamu. Hal ini ada kaitannya dengan point ke-2. Dia itu sebenarnya penasaran dengan sifat kamu yang sebenarnya, dan bisa juga ingin tau reaksi kamu ketika di sindir oleh orang tersebut, apakah tetap cuek atau yang lainnya?
Keempat, orang itu nggak deket sama kamu. Karena nggak deket sama kamu, dia nggak tau harus gimana bilang ke kamu kalo dia gasuka sama kamu karena suatu hal. Jadi? Yaudah sindir ajalah, siapa tau sadar.
Kelima, karena dilakukan bareng-bareng. Nah, ini nih yang udah sering banget saya temuin. Seringnya sih karena nggak berani sendirian, jadi dia bikin temen-temennya ikutan buat nyindir salah satu orang.  Sebenernya alesan yang satu ini disebabkan karena dia sebenernya penakut/pengecut, sekaligus butuh perhatian temen-temennya.


Nah, udah tau kan alasan kenapa seseorang tuh ngelakuin 'sindiran'. Sekarang, saya akan kasih tau ke kalian gimana cara menghadapi si tukang sindir ini, semoga bermanfaat!

1. Cuekin aja. Ini sih yang paling basic sebenernya. Cuek aja sama si tukang sindir itu. Bener-bener nggak perlu deh yang namanya mikirin apalagi ngurusin orang kayak gitu. Yang ada malah buang-buang waktu kamu sendiri. Taukah kamu kalau semakin cuek, semakin membuat dia penasaran dan akhirnya menyerah?
2. Keep Nice. Jangan sindir balik apalagi jutek sama si tukang sindir. Dia kan juga temen kamu. Meskipun ngeselin tapi santai aja, tetap ramah dan tetap jadi diri kamu yang sebenarnya.
3. Berani deketin. Nah yang ini sih levelnya udah naik. Punya mental yang cukup kuat? Samperin orangnya, tanya kenapa dia nyindir kamu. Memang pada awalnya, si tukang sindir ini awalnya dapat menutupi kebohongannya dengan pura-pura tidak tau atau sok-sok galak ke kita. Don't ever give up! Jelasin ke dia kalo kita merasa ngga nyaman disindir terus.
4. Dengerin sindirannya seperti dengerin lagu. Gak mungkin menghindar dari sindirannya? Dengerin aja sindirannya kayak kamu lagi dengerin lagu. Anggep aja dia lagi nyanyi dan tetap enjoy aja. Emangnya kalau nyindir dapet kelebihan apa? Nambah dosa sih iya. 
5. Berdoa dalam hati. Udah capek ya dengerin sindirannya terus? Atur nafas, berdoa dalam hati. Minta kekuatan buat kamu, dan doain si tukang sindir biar bisa sadar kalau yang dia lakuin itu salah dan membuat orang lain nggak nyaman. Always Trust God :)

So, Think before you speak. Remember, karma does exist! Whatever you do will comeback to you.

Kamis, 16 Juli 2015

My Favorite TV Show: Asia's Next Top Model (AsNTM)

Hello Readers! 
It's time for me to share about one of my favorite TV Show: Asia's Next Top Model!

AsNTM adalah Reality TV Show dari perempuan-perempuan berbakat dari Asia (usia 17-27, tinggi min. 168) untuk memperebutkan gelar Asia's Next Top Model dan memulai karier mereka di bidang permodelan Internasional. AsNTM ini biasa dilaksanakan di Malaysia atau Singapore.

Pertama kali tau acara AsNTM ini pas saya masih SMP, waktu itu Host sekaligus Judge nya adalah orang Indonesia yaitu Nadya Hutagalung. Waktu itu mungkin saya memang belum tertarik untuk nonton, karena waktu SMP saya ngga tertarik soal Modelling. Tetapi di SMA ini saya mulai mendengar kabar bahwa salah satu kontestan Indonesia, Ayu Gani yang mengikuti AsNTM Season 3 masuk dalam Top 3! Well, inilah awal saya mulai penasaran dengan acara Modelling ini. Sebenarnya saya adalah penggemar dalam menyaksikan acara Pageants di Indonesia maupun International, tetapi saya lebih senang jika  pemenang utamanya mendapatkan Mahkota karena saya adalah penggemar berat dari Mahkota^^. Nah, karena kelihatannya acara AsNTM3 ini menarik, saya langsung menonton acaranya langsung di Episode 13 (Season Finale) dan langsung mengetahui bahwa pemenangnya adalah dari Indonesia! Saya merasa bangga menjadi warga Indonesia pastinya! 


Ayu Gani - 1st Winner AsNTM3

Gani mendapatkan hadiah berupa:
1. Mobil Subaru XV STI.
2. Face of TRESemmé 2015.
3. Model untuk Cover Majalah Harper Bazaar Singapore.
4. Kontrak Model dengan Storm Model Management, London.

Dan inilah foto dari 1st Runner Up dan 2nd Runner Up of AsNTM3:



The 1st Runner Up: Monika Sta. Maria


The 2nd Runner Up: Aimee Cheng-Bradshaw
Nah, karena saya mulai jatuh cinta dengan acara ini (meskipun baru menyaksikan episode terakhir), akhirnya saya streaming Youtube dari Episode 1.
Di season 3 ini ada 3 Judges utamanya:

Georgina Wilson (Host)

Joey Mead King (Model Mentor)

Alex Perry (Creative Director)

Dan di setiap episode akan ada Juri Tamunya.

AsNTM3 ini diikuti oleh 14 Finalis: 

Front (left to right): Monika, Shareeta, Celine, Franchesca, Melissa, Barbara, KB.
Back (left to right): Amanda, Gani, Kiana, Aimee, Tahlia, Rani, Lorreta.

Ternyata ada 3 Finalis yang berasal dari Indonesia selain Gani, yaitu Rani dan Tahlia. Namun hanya Gani yang dapat lolos hingga Top 3. Meskipun saya orang Indonesia, boleh kan saya mengaggumi kontestan selain Gani, Tahlia dan Rani?
Sebenarnya saya mengaggumi 2 finalis: Aimee (Singapore) and Amanda (Filipino). 


Aimee


Amanda

Selama Kompetisi, Aimee adalah seseorang yang terlihat selalu menikmati seluruh kegiatan AsNTM. Passion utamanya memang ketika Runway. Dengan tubuh yang tinggi dan proporsional maka Aimee terlihat sangat memukau. Amanda, kontestan paling muda (17 thn) tetapi memiliki passion di bidang modelling karena tinggi dan bentuk badan yang ideal. Suaranya yang sangat imut selalu membuat juri dan penonton tersenyum ketika berbicara dengannya. 


Selain itu, juri favorite saya adalah Georgina Wilson! 

Georgina Ashley Diaz Wilson
Georgina memulai modelling ketika usia 18 tahun. Cantik? Banget kalau menurut saya, hehehe. Personalitynya juga baik kok! Ternyata Georgina Wilson adalah keponakan dari pendiri Miss Universe. Pantesan aja passion dia di bidang Modelling keren banget!

Oia, saya sempat mengirimkan email ke Amanda untuk menyapanya dan menyampaikan bahwa saya fans-nya, dan kalian tau apa? She Replied! Nggak percaya? Nih buktinya..


Kenapa sih saya suka sama acara AsNTM? Pertama, suka sekali melihat orang-orang yang berbakat memiliki suatu kelebihan yang bisa ditunjukkan kepada publik, dan modelling adalah salah satunya. Kedua, saya memang Pageants Lover dari saya SD (saya suka nonton Puteri Indonesia, Miss Indonesia, Miss Celebrity, Miss Universe, dan Miss World). Ketiga, AsNTM ini benar-benar fokus terhadap Modelling (Runway/Catwalk dan Photoshoot). Kalau acara pageants yang lain lebih mengutamakan Brain, Beauty dan Behaviour. Bukan berarti Model memiliki pemikiran dan tingkah laku yang buruk ya! Mereka juga melalui casting dan wawancara dengan Psikolog kok untuk mengetahui personality mereka. 

Segitu dulu ya informasi dari saya mengenai acara Asia's Next Top Model! See you on the next post!

Rabu, 01 Juli 2015

Monthly Advice - July

Hello readers! 
Seperti biasa saya akan selalu membuat Monthly Advice setiap bulannya, dan untuk bulan ini saya akan memberikan judul: Karma Does Exist. Kira-kira kenapa saya memilih judul itu? Saya ingin membuktikan kepada readers sekalian bahwa Karma itu memang benar-benar ada di dalam kehidupan kita secara kita sadari maupun tidak. Saya akan menjelaskan mengenai karma berdasarkan pengalaman saya sendiri. 

Sebelumnya saya ingin menjelaskan definisi dari karma. Karma adalah pengumpulan efek-efek (akibat) tindakan/perilaku/sikap dari kehidupan yang lampau dan yang menentukan nasib saat ini (sumber: wikipedia). Kira-kira intinya seperti itu, atau secara singkat karma itu adalah suatu hal atau kejadian yang terjadi kepadamu sesuai dengan apa yang kamu lakukan sebelumnya kepada orang lain. Karma dapat berupa hal baik maupun hal buruk, tergantung apa yang kalian perbuat sebelumnya. 

Menurut pengalaman yang saya alami, karma dapat menimpa pada saya dengan mudahnya dan dengan kesadaran saya sendiri. Hal singkatnya yaitu ketika saya berbuat baik kepada orang lain, misalnya kepada si A. Meskipun si A misalnya tidak melakukan hal yang sama terhadap saya, namun ternyata ada orang lain misalnya si B yang akan membalas dengan perbuatan yang baik kepada saya. Jadi intinya karma tidak selalu muncul dari orang yang sama (misalnya dari si A tadi) seperti perumpamaan saya tadi. Apapun yang kalian lakukan, itulah yang akan kalian terima. Menurut saya, itu sudah hukum alam tanpa bisa dihindari. Saat ini kalian berbuat kasar kepada orang lain, sama saja kalian sedang menabung. Menabung seperti apa? Ya, kalian menabung dengan perbuatan kalian sendiri. Suatu saat akan ada yang berbuat kasar kepada kamu, siapapun itu. Percaya tidak percaya!

Saya pernah membuktikan karma itu benar-benar ada atau tidak. Saya beri contoh dari pengalaman saya sendiri yang cukup simple yaitu ketika saya tidak mempedulikan salah satu chat dari teman saya yang saya pikir cukup mengganggu saya. Dan apa yang terjadi? Ya, saya mendapat perilaku yang sama dari teman saya yang lain. Chat saya juga diabaikan oleh teman saya yang lain itu. Bagaimana? Contoh yang simple namun jelas bukan?
Saya beri contoh lain yaitu misalnya ketika saya sedang menyukai seseorang, misalnya si X. Saya benar-benar menyukai si X namun si X tidak. Awalnya memang belum terjadi apa-apa sampai akhirnya misalnya ada si Y yang menyukai saya. Si Y benar-benar menyukai saya dan mencoba mengejar saya, namun perilaku yang saya berikan kepada si Y menyakiti si Y karna saya terlalu kasar dikarenakan misalnya saya ilfeel dengan perilaku si Y yang terlalu berlebihan kepada saya. Lalu apa yang terjadi? Ketika saya mencoba mendekati orang yang saya suka (si X), perilaku yang si X lakukan tidak beda jauh dengan apa yang saya lakukan ke si Y tadi. Mungkin saya tidak diperlakukan dengan kasar, namun saya diabaikan dan dianggap tidak penting. Well, semua hal itu benar-benar akan kembali pada diri kita sendiri.

Sebenarnya saya bukan ingin curhat atau yang lainnya, saya hanya ingin menyadarkan kalian bahwa karma itu benar-benar ada di kehidupan kita. Saya juga bukan berniat menakut-nakuti, namun saya ingin mengajak readers sekalian sadar akan tingkah laku kalian sendiri. Apa yang kalian lakukan, itulah yang akan kalian terima. Segala perbuatan kalian akan dibayar pada waktunya! Jika kalian sering berbuat tidak baik, kalian juga akan mendapat perilaku yang sedemikian rupa. Tetapi jika kalian berbuat baik dengan tulus, maka perbuatan baik juga akan kalian dapatkan. Hidup ini berputar lho! Biasakan untuk berbuat baik ya! Tetapi ingat, harus dengan tulus dan ikhlas, jangan berharap ada balasannya.