Minggu, 31 Januari 2016

Just For Fun - Questionnaire #1

Air / Api / Udara?


*This quiz is just for fun and original made by me. So, please enjoy!

1. Apa yang kamu lakukan ketika emosimu dipancing?
a. Stabil / Tidak terbawa emosi
b. Tergantung kondisi / mood
c. Marah

2. Ketika melihat seseorang yang kamu sukai secara langsung, yang kamu lakukan adalah ...
a. Melihatnya dari kejauhan sambil senyum-senyum
b. Deg-degan tapi ngga tau mau ngapain
c. Teriak kegirangan dan kadang salting sendiri

3. Kamu merasa kehidupan adalah ...
a. Sebuah cerita yang nyata dan harus dihadapi
b. Adanya kesedihan dan kegembiraan yang pasti dilalui setiap orang
c. Suatu permasalahan yang harus dilewati dengan pantang menyerah

4. Ketika kamu tidak bersalah namun orang lain menuduhmu bersalah, maka kamu akan ...
a. Membiarkan orang berbicara apapun, mereka tidak penting, kamu yang tau kebenarannya
b. Berfikir bahwa kamu selalu salah di mata orang lain
c. Langsung protes dan menjelaskan kebenarannya dengan berani

5. Kamu punya barang mahal dan tiba-tiba temanmu yang jahil ingin meminjam, yang kamu lakukan ...
a. Meminjamkannya, kamu percaya Ia tidak akan merusaknya
b. Meyakinkannya dulu, apakah dia benar-benar tidak akan merusaknya
c. Langsung bilang TIDAK dan menjauhkan barang tersebut dari temanmu

6. Kamu melihat musuhmu sedang dalam bahaya, kamulah satu-satunya orang disana, kamu akan ..
a. Tetap menolongnya tanpa berfikir bahwa Ia musuhmu
b. Bimbang, namun cenderung tidak menolongnya karena gengsi atau takut menjadi korban juga
c. Menolongnya, setelah selesai langsung pergi 

7. Pilih salah satu yang menurutmu terbaik ...
a. Jalani saja, semua ada waktunya
b. Dengarkan kata hati dan juga perkataan orang lain
c. Percayalah dengan diri sendiri dibanding orang lain

If the answer mostly:
A: Kamu adalah AIR
Kamu selalu mengikuti alur kehidupanmu seperti air yang sedang mengalir. Sifatmu yang mungkin terlihat seperti "mau mengikuti" justru mengantarmu ke arah yang lebih baik. Sifatmu yang juga "dapat menempati ruang" seperti halnya air menunjukkan bahwa kamu siap berada di kondisi apapun karena kamu percaya bahwa segala hal bisa saja terjadi di dalam hidup ini dan kamu menikmatinya

B: Kamu adalah UDARA
Kamu cenderung seorang yang labil karena kata hatimu yang jarang kamu dengarkan. Ketika ada orang lain yang membicarakan sesuatu, kamu bisa ikut terbawa dan cenderung tidak mempedulikan kata hatimu yang sebenarnya ingin menyelamatkanmu. Moodswing, itu yang tak jarang kamu alami. Kamu bisa saja terbawa kebahagiaan sesaat namun bisa tiba-tiba perasaanmu berubah menjadi sedih. Berusahalah untuk hidup dengan mempunyai prinsip: dengarkan kata hati dan jangan mudah tepengaruh orang lain.

C: Kamu adalah API
Api dapat menghancurkan segala benda tanpa tersisa, namun tak selamanya Ia jahat. Sama seperti kamu yang memilki sifat seperti api. Kamu menggebu-gebu dan bersemangat. Namun ketika ada hal yang tak kamu sukai, kamu siap menghancurkan hal yang menghalangimu untuk bahagia. Jadilah api yang berguna, jangan jadi api yang menghancurkan. Jadilah penghangat dalam kehidupan sehingga orang-orang akan merasakan dampaknya dan merasakan kenyamanan ketika berada didekatmu.

Rabu, 30 Desember 2015

2015's Power

Hello Readers!
How's your last day in 2015? Is it great? 
Buat yang di rumah aja nih tahun baruan sendiri atau bareng siapapun jangan lupa check out my latest post di: New Year's Eve - Playlist yang bikin malam tahun baru kalian lebih seru^^

Nah, kali ini saya mau share tentang siapa saja motivator saya di tahun 2015 ini yang memberikan efek positif dan memberikan kesan tersendiri buat saya. So, langsung aja ya.


My Motivator
(From Top: Left to Right)

Kalian bisa lihat, siapa aja yang ada di foto itu mulai dari My Sweety Pet: Tiffany & Princess, My Cousin: Archie, My Friends,My Bestie: Lia, My Brother: Mas Adit, My Big Family (but not all members exist on that photo),and My Parents. Sebenernya masih banyak orang yang menjadi motivator buat saya, cuma kalau semua fotonya di masukkin bakalan nggak cukup ._.

Mulai dari Princess & Tiffany, saya pelihara dia mulai dari 14 Desember 2014 dan masih hidup dalam keadaan sehat hingga saat ini. Suatu kebahagiaan buat saya karena termasuk yang lumayan sukses dalam memelihara 2 hewan imut ini, karena usia hidup hamster yang tidak lama, saya berhasil memelihara hingga 1 tahun (mudah-mudahan bisa sampai 2 tahun). Mereka memang nggak bisa bicara dan nggak sepintar binatang lain, tapi ngeliat muka dan tingkah mereka yang lucu banget bisa jadi penyemangat buat saya kalau lagi bosen, cape atau kesepian. Mereka juga bisa diajak main lho! saya suka ngasih makan atau ngelus badannya yang lembut banget!

Yang kedua, My Cousins. Saya cuma bisa masukkin foto bareng salah satu sepupu karena saya nggak pernah foto rame-rame bareng semua sepupu, jadi saya wakilin aja bareng 1 sepupu yang hits banget, Archie. Meskipun jarang banget ketemu sama semua sepupu entah dari Ayah atau Ibu karena jarak, tapi saya bersyukur punya sepupu yang baik sama saya. Mereka juga bisa dibilang sebagai sahabat karena kita bisa saling sharing pengalaman dan juga bisa seru-seruan bareng!

Yang Ketiga, My Friends. Berlaku buat semua teman-teman yang pernah saya kenal. Meskipun nggak semua temen adalah temen akrab, tapi kita tetap saudara. Almost sepanjang kehidupan saya diisi dengan adanya teman-teman setelah keluarga. Semua pengalaman yang seru, garing, sampe hal yang sedih kebanyakan dialamin bareng temen. Hidup saya nggak akan berwarna seperti ini kalau tanpa kalian! Saya banyak belajar mengenal karakter kalian yang beragam dan akhirnya kita semua bisa berteman. Semoga kita semua bisa terus keep in touch! Ayo sukses sama-sama!

Yang Keempat, My Bestie. Di foto itu saya bareng temen yang selama ini paling ngerti dan jago banget buat ngasih efek positif ke saya, Lia. Sebenernya masih ada sahabat-sahabat saya yang lain yang juga baik banget, cuma seperti yang saya bilang di awal, kalau semua foto dimasukkin bakal ngga cukup dan nanti makin panjang penjelasannya ._.
Sahabat saya yang satu ini emang unik banget, karakternya cenderung dingin tapi sebenernya dia care banget. Dia jago buat ngasih efek positif ke temen-temennya termasuk ke saya. Segala omongannya manjur banget bikin orang semangat!

Yang Kelima, My Brother. Satu-satunya kakak yang saya punya, Mas Adit. Meskipun kita kepisah jarak tapi rasa sayang kita sebagai siblings tetap kuat. Kita nggak selalu akur-akur aja kok, ya namanya kakak-adek pasti ada lah bete-bete atau yaa gitulah, hahaha. Tapi biasanya ngga lama-lama kok, ujung-ujungnya pasti baikkan lagi kayak ngga ada apa-apa. Sekarang saya dan kakak saya udah jarang banget ketemu karena kakak saya yang udah kerja di luar negeri dan saya disini masih fokus sekolah. Komunikasi kita yang rutin biasanya lewat skype bareng orangtua juga. Kakak saya bisa dibilang kayak ortu ke-3, karena selain bisa jadi kakak, sahabat, bisa juga jadi ortu karena dia juga bisa ngasih nasehat atau masukkan yang lebih wise kayak Ayah Ibu. Kangen nggak sama kakak sendiri? Yaa menurut kalian aja.. 

Yang Keenam, My Big Family. Berlaku buat keluarga dari Ayah dan Ibu. Di foto itu emang nggak semuanya ada, tapi karena itu foto christmas tahun ini jadi saya pakai foto itu aja ya. Saya bersyukur punya keluarga besar. Meskipun jarang ketemu dan mungkin terkadang terjadi konflik, namun hal itu tidak akan pernah menghancurkan yang namanya keluarga. Keluarga adalah satu, meski terdiri dari pribadi yang berbeda-beda. Adanya keluarga besar maka kita bisa saling membantu dan bisa bertukar pikiran. Di hari-hari yang spesial seperti hari raya atau hari libur, kita bisa saling bersilaturahmi dan hal itu adalah hal yang menarik dan menyenangkan buat saya. 

Yang Ketujuh, My Parents. Motivator utama dalam hidup saya dan nggak akan bisa tergantikan posisinya. Dua orang yang membesarkan dan mendidik saya hingga saat ini. Saya bersyukur terlahir di dunia dan mengenal Ayah dan Ibu yang luar biasa baik. Saya memang bukan anak yang selalu baik, pasti kadangkala saya bandel seperti suka malas-malasan. Mungkin saya belum bisa membahagiakan kedua orangtua saya karena masih banyaknya kekurangan yang saya buat hingga saat ini. Tapi someday, saya pasti mampu membuat orangtua saya bangga dengan saya. Semoga mereka selalu dalam perlindungan Tuhan, diberikan berkat dan kesehatan selalu.

Terima kasih buat kalian semua yang udah mengisi hari-hari saya di tahun 2015 ini, semoga kita semua selalu diberi berkat dan kebahagiaan oleh Tuhan di tahun 2016 nanti. 

Selamat Tahun Baru 2016! 
Semoga di Tahun yang baru ini kalian mendapatkan semangat yang baru pula!
Buat teman-teman kelas 12, ayo kita berjuang sama-sama supaya bisa lulus!
Tuhan Memberkati ^_^

Selasa, 29 Desember 2015

My New Year's Eve - Playlist


Hey guys! 
So, for you who just celebrate New Year's Eve at home, I wanna give you some recommended songs to make your night amazing! 
I wish you guys have a great night wherever you are! 
I'm sorry if you don't like the tracks because of the different favorite song's genre (because I've insert some of K-Pop songs)
Have fun!


Watch Out For This (Bumaye) - Major Lazer ft. Busy Signal, The Flexican & FS Green




Crank It Up - David Guetta ft. Akon




Goin' In - Jennifer Lopez ft. Flo Rida




G.D.F.R. - Flo Rida ft. Sage The Gemini




Emergency - Icona Pop




I Don't Know Why - Moony



Ain't a Party - David Guetta 





Daddy - Psy ft. CL of 2NE1




Catch Me If You Can - Girls' Generation




Touch My Body - Sistar




Bang Bang Bang - BIGBANG




Dope - BTS




Oppa Daknae Style - PSY ft. HyunA




Crazy - 4Minute

Jumat, 04 Desember 2015

Monthly Advice - December 2015

Hey Readers!
It's December and I'm so excited!

Kelihatannya ini bakal jadi Monthly Advice terakhir yang saya akan post secara rutin, karena di tahun depan saya akan buat wacana-wacana baru yang mudah-mudahan lebih menarik!
Karena ini Monthly Advice terakhir, saya bakal ngebahas mengenai cerita kehidupan saya selama tahun 2015 ini yang nggak pernah saya lupain juga berkesan, dan nantinya bakal saya ambil kesimpulan sebagai advice buat kalian semua!

Di Tahun 2015 ini saya melewati banyak banget kejadian bahagia + sedih. Kejadian yang nggak pernah saya lupain yaitu ketemu sama temen-temen di sekolah yang sifat dan karakternya random abis. Jujur, awal saya masuk di SMA aja susah lho buat adaptasi sama lingkungan yang jauh lebih luas dibanding lingkungan waktu saya SMP yang satu kelas cuma 16 dan satu angkatan cuma 42 siswa, tiba-tiba di SMA jadi 28-30 siswa satu kelasnya dan satu angkatan bisa 100 lebih. Belum lagi saya harus adaptasi sama temen-temen yang saya belum tau karakternya seperti apa, mau bertindak apa ke mereka juga bingung karena takut salah. Memang sulit untuk menyatukan pemikiran dari berbagai siswa yang karakternya berbeda, namun buat saya disinilah tantangannya. Saya banyak sekali belajar dengan berada di lingkungan seperti ini. 

Saya ingat sekali perjuangan saya di awal tahun adalah ketika harus survive karena nilai di sekolah (sampai sekarang juga sih). Terkadang saya berfikir bahwa saya saya sekolah seperti hanya untuk mendapat nilai dan bukan untuk mencari ilmu karena kepuasan bagi seorang siswa adalah ketika nilai ulangannya lolos KKM, betul?
Saya sebenarnya tidak mau menyalahkan pihak siapapun, namun saya berusaha berfikir bahwa kesalahan terbesar adalah pada kurikulum yang menuntut siswa untuk mempelajari sekitar 16 mata pelajaran dengan standar yang juga tinggi. Akhirnya guru mau tidak mau harus bisa mencapai target selama 1 semester, siswa sudah harus bisa mendapat nilai untuk beberapa bab. Siswa pun tidak bisa protes karena semua mata pelajaran dipercepat oleh guru karena target dan tuntutan materi berdasar kurikulum, sehingga siswa tidak mengerti secara maksimal materi yang diajarkan.

Mungkin pengalaman sedih saya tahun ini hanyalah karena nilai di sekolah dan masih ada kesulitan dalam beradaptasi di awal-awal. Namun semakin kesini saya semakin mengerti dengan keadaan dan akhirnya saya mencoba untuk menjadi diri sendiri, sehingga saya tetap memiliki ciri khas yang sama sebagai diri saya. Saya adalah seorang yang sebenarnya sangat pemalu dan canggung kepada orang lain, terutama orang baru. Namun disisi lain, saya adalah seorang yang periang, sangat ekspresif dan sangat senang berteman. Hanya orang-orang terdekat saja yang mengetahui hal tersebut, karena sebagian orang berfikir bahwa saya jutek dan sombong, bahkan mungkin nggak gaul -_-

Momen tahun ini yang paling indah dan berkesan yaitu ketika perayaan ulangtahun saya yang ke-17. Apalagi perayaannya pas banget selesai UKK, jadi selama pesta nggak ada lagi beban. Saya juga seneng banget sama wish dan giftnya (kalo ngasih:p) hehehe. Kalo yang pengen tau review saat pesta sweet 17th saya silahkan cek di blog saya ini di  Puspita's Sweet 17th Review. Saya nggak akan pernah lupain momen itu! 

Sebenernya masih banyak banget momen-momen lainnya selama satu tahun ini yang pengen saya ceritain, tapi pada intinya saya nggak mungkin bisa melewati semua hal selama ini sendirian. Selama ini saya di support oleh keluarga dan sahabat-sahabat yang setia untuk menjadi teman ketika suka maupun duka. Saya hidup tidak selalu bahagia, begitupun kalian yang sekarang membaca blog ini. Saya juga melewati banyak rintangan yang membuat saya sedih, kecewa, rapuh, entah apapun alasannya. Tetapi selain ada keluarga dan sahabat, saya juga selalu dilindungi oleh Tuhan Yesus yang setia kepada seluruh umat manusia. Ketika saya sedih, terkadang saya bisa meneteskan air mata, namun setelah itu saya bangkit dan terus berjuang. Tangisan bagi saya adalah dimana saya melepaskan beban dan mencairkan isi hati dan pikiran sehingga saya merasa jauh lebih baik dari sebelumnya, bukan sekedar karena saya lemah tetapi saya lelah menahan semua beban.

Kita semua hidup bukan untuk diam dan menyerah, kita hidup untuk berjuang. Apapun rintangan yang akan kalian lewati nantinya di tahun depan, tetaplah semangat dan jangan berhenti berdoa. Kekuatan dari doa sungguhlah luar biasa dan mampu mengubah semuanya. Buat teman-teman kelas 12 yang seperjuangan dengan saya, semoga sukses UN di tahun depan dan dapat lulus dengan nilai yang memuaskan! Oh iya, sukses juga untuk yang akan masuk ke PTN! 
God bless you all ! ^^

Minggu, 01 November 2015

Monthly Advice - November 2015

Hello Readers !

Nggak terasa udah bulan November di tahun 2015, time flies so fast!
Kali ini saya mau ngasih monthly advice seperti biasa setiap bulannya, dan untuk kali ini saya akan memberi topiknya yaitu "Letting Go".

Hmm, mungkin beberapa diantara kalian pernah mengalami kejadian yang harus kalian "letting go" kan, misalnya barang hilang, orang yang kita sayang sudah meninggal atau yang nggak kalah extreme yaitu mantan. Oke, kali ini saya ingin memberikan kalian semua motivasi dan terutama untuk remaja yang saat ini butuh semangat karena kegalauan yang dialami karena masa lalu yang belum terlupakan. 

Guys, kita perlu sadari bahwa hidup ini memang nggak selamanya berjalan mulus atau sesuai dengan keinginan kita. Pasti ada hal yang membuat kita sedih, marah atau kecewa. Kita harus tau bahwa hal tersebut bukan bermaksud membuat kita semakin lemah tetapi justru semakin kuat karena kita belajar untuk survive dengan semua hal buruk itu. Kita dikaruniai akal dan budi yang dapat membantu kita untuk berpikir dan bertindak, maka kita harus gunakan akal dan budi kita tersebut dengan baik. 

Oke, langsung ke contoh saja, misalnya saat ini kita sedang sedih karena masih berharap pada seseorang yang kita sayangi padahal kenyataannya orang tersebut tidak peduli dengan kita atau orang tersebut menyukai orang lain. Sebagai manusia yang memiliki akal dan budi, maka kita harus bisa berpikir secara logis dan tidak selalu mengandalkan perasaan (terutama untuk perempuan). Kita harus sadar bahwa memang seperti ini kenyataannya, orang tersebut tidak membalas hal yang sama. Tapi tidak ada salahnya jika kita masih menyukai orang tersebut karena hal itu datang dari dalam diri kita sendiri dan itu hal yang normal. Namun karena kita memiliki akal dan budi, maka kita seharusnya dapat menentukan tindakan apa yang seharusnya kita lakukan dengan kejadian seperti tadi. Sebagai contoh, misalnya kita tetap bersemangat dan mengurangi rasa berharap itu sedikit demi sedikit. Contoh lainnya yaitu kita bisa menyibukkan diri dengan belajar atau berkumpul bersama dengan sahabat atau teman-teman. Kita bisa sharing kesedihan yang kita alami ke sahabat dan biasanya ampuh untuk membuat kita semakin tenang karena beban pikiran semakin berkurang.

Kesedihan atau kekecewaan pasti pernah dialami oleh setiap orang. Tapi bukan berarti kita tidak akan mengalami kebahagiaan. Ingat bahwa bahagia bisa datang dari dalam diri kita masing-masing dan tidak bergantung pada orang lain. Selama kita masih bisa bersyukur dengan apa yang kita miliki saat ini meski sederhana pasti hidup kita akan terasa indah dan "letting go" dapat terjadi dengan sendirinya. 

"Letting go doesn't mean that you don't care about someone anymore. It's just realizing that the only person you really have control over is yourself.

Kamis, 22 Oktober 2015

My Favorite Application - Smule Karaoke

Hello Readers!

Kali ini saya ingin sharing mengenai aplikasi dari gadget yang paling saya sukai sampai saat ini, yaitu Smule Karaoke! Saya suka banget sama aplikasi ini karena saya memang hobi banget nyanyi dan ketika nyanyi di aplikasi ini bakal berasa kalo kita kayak penyanyi aslinya(?) tapi serius deh, apalagi kalau kalian juga suka nyanyi.

Smule Karaoke ini adalah aplikasi untuk karaoke yang lagunya dan efek suaranya bisa kalian pilih sendiri. Dari segala cabang aplikasi Smule, Smule Karaoke adalah yang paling saya sukai setelah Smule Piano. Oh iya, buat kalian yang punya account Smule, boleh follow saya di @pita_mentari. Buat yang belum punya account smule dan mau review lagu yang sudah saya cover, silahkan buka di http://www.smule.com/pita_mentari.

Nah, disini saya bakal kasih beberapa review lagu-lagu yang sudah pernah saya cover di Smule! (sorry kalau suaranya masih kurang bagus)

Fix You (Acoustic) - Covered by Puspita

Flashlight - Jessie J & Puspita

Love Me Like You Do - Covered by Puspita

Siapkah Kau Tuk Jatuh Cinta Lagi - Covered by Puspita & @deuandika

Minggu, 11 Oktober 2015

True Story - Pindah Jurusan?!


Hey all the Happy Readers!
Kali ini saya mau sharing sedikit mengenai pengalaman saya yang belum lama ini memutuskan untuk pindah jurusan di kuliah nanti dari jurusan Psikologi ke jurusan Usaha Perjalanan Wisata (UPW) atau dalam bahasa inggris yaitu Tours and Travel Business Department.
Memang terlihat sangat mendadak dan tidak seperti yang dibayangkan sebelumnya, saya pun juga tidak menyangka ternyata akan memilih jurusan UPW ini. Hari ini pun saya telah resmi diterima di salah satu Sekolah Tinggi Pariwisata di Jakarta melalui jalur tanpa tes (PMDK). I'm sooo happy!

Kira-kira kenapa ya saya tiba-tiba pindah jurusan? Hmm.. Pasti aneh ya karena selama ini saya bener-bener mendalami bidang psikologi dan selalu blogging mengenai hal-hal yang berbau psikologi. Tenang, saya nggak akan meninggalkan minat saya di bidang psikologi kok! Saya akan tetap memblogging Monthly Advice sampai bulan Desember 2015, kemudian di tahun 2016? Kita lihat saja nanti ^_^
Nah, saya akan menjelaskan sedikit mengapa saya memilih jurusan UPW. Saya berfikir bahwa saya sebenarnya cenderung menyukai bidang yang banyak prakteknya dan tidak berbau eksakta (meskipun di SMA memilih jurusan IPA). Mungkin terdengar aneh bagi beberapa orang bahwa untuk apa masuk jurusan IPA tapi di kuliah akhirnya meninggalkan bidang tersebut? Terbuang bukan? Sebenarnya saya bukan ingin membantah perkataan tersebut, namun setiap orang memiliki hak untuk memilih. Itu adalah urusan pribadi masing-masing ingin memilih jurusan apa setelah lulus SMA nanti, dan orang lain tidak berhak sama sekali mengatur atas pilihan kita. 

Usaha Perjalanan Wisata adalah salah satu jurusan dalam fakultas Pariwisata. Apa saja sih yang dipelajari? Pastinya lebih mengenai Travel ya. Misalnya ada mata kuliah Guiding (memandu), Reservasi, Geografi Nasional dan Internasional, Cargo, Akuntansi UPW, Tata Operasi Darat, Ticketing, dll. Peluang kariernya apa saja? Bisa menjadi manager dalam dunia bisnis swasta, membuka usaha dalam bidang tour and travel, dan masih banyak lagi yang pastinya akan berhubungan dengan dunia travel. Gelarnya apa kalau sudah lulus dari jurusan ini? Gelar yang akan didapatkan yaitu S.ST.Par (Sarjana Sains Terapan Pariwisata) dan diresmikan menjadi Diploma IV (D-4) yang setara dengan S-1. Kenapa dikatakan D-4? Ok, saya jelaskan dalam segi perbedaan dengan S-1. Seseorang yang selama kuliah menjalankan 50% praktek dan 50% teori akan dinamakan Diploma, sedangkan seseorang yang selama kuliah menjalankan 30% praktek dan 70% teori, dinamakan Strata. Jadi, kesimpulannya, seorang Diploma akan lebih banyak belajar dengan cara praktek dibanding teori, sehingga biasanya seorang Diploma dikatakan seseorang yang siap kerja setelah lulus karena sudah banyak pengalaman. Saya akan menjadi Diploma-IV Usaha Perjalanan Wisata dan akan menjalankan kuliah selama 4 tahun seperti masa kuliah pada umumnya.

Ya kira-kira seperti itu gambaran dari bidang yang nantinya akan saya dalami setelah lulus SMA nanti. Oh iya, pesan dari saya, tidak ada salahnya lho mencoba untuk daftar di PTS (Perguruan Tinggi Swasta) meskipun juga akan mencoba masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri). Setidaknya kalian sudah mempunyai cadangan! Hehehe.. 
But the choice is yours. Kalau mau fokus PTN, belajar yang giat dan semoga sukses!

Jumat, 09 Oktober 2015

Monthly Advice - October 2015

Hey Readers! How's your October?
Seperti biasa di setiap bulannya saya akan membagikan cerita di kehidupan saya yang sekaligus berupa advice buat kalian. Kali ini topiknya yaitu Saying "Sorry".

Mungkin terlihat sepele ya temanya? Tapi kata-kata "Maaf" secara tulus itu sebenarnya hanya bisa diungkapkan oleh  orang-orang yang luar biasa. Tidak hanya itu, hanya orang-orang luar biasa juga yang dapat dengan tulus memaafkan. Banyak orang yang gengsi untuk mengatakan maaf untuk mengakui kesalahannya karena egonya yang bekerja. Orang-orang yang tidak mau meminta maaf biasanya karena tidak suka disalahkan atau cenderung selalu ingin benar. Orang tipe seperti ini hanya ingin orang lain yang mengalah.
Saya harap readers ngga seperti itu ya! 

Saya punya cerita singkat dari pengalaman hidup saya mengenai 2 orang yang pernah bertengkar karena hal yang bisa dibilang sepele, namun sulit untuk menghentikan pertengkaran akibat tidak ada pihak yang mau mengalah. Pihak yang satu mengatakan bahwa ia merasa tidak bersalah, melainkan pihak lawannya, begitupun sebaliknya. Hal seperti ini sangat sulit untuk dihentikan karena kedua pihak memiliki ego yang cukup kuat. Sebenarnya hal seperti ini bisa diselesaikan secara baik-baik dan harus ada salah satu pihak yang mau mengalah, setidaknya hentikan pertengkarannya terlebih dahulu. Kemudian harus ada pihak yang mau meminta maaf duluan sehingga pertengkaran dapat mereda meski belum sepenuhnya. 

Sebenarnya susah-susah gampang sih meredakan suatu pertengkaran atau permasalahan, terutama karena kita tidak mau dianggap sebagai posisi orang yang salah. Namun coba pikirkan lagi jika hidup kita penuh dengan masalah dan benci terhadap orang lain. Diri kita akan selalu diselimuti dengan hawa negatif karena kebencian dan rasa tidak mau kalah bukan? Lebih baik mulai dari sekarang jangan pernah malu atau segan untuk meminta maaf kepada siapa pun jika kamu memang melakukan kesalahan. Selain kamu dapat menyelesaikan masalah dengan seseorang, kamu pun dapat menyelesaikan masalah dalam diri sendiri yang terbebas dari kebencian terhadap seseorang. 
Mungkin hanya itu aja yang bisa saya share untuk monthly advice bulan ini, keep reading the next post!